ASSESMEN

Presentasi dan Interview ini membahas tentang pengetahuan, pemahaman dan penerapan oleh peserta dari materi yang terdapat dalam kesembilan bidang keahlian dari CM BOK HAMKI  dalam menangani proyeknya.

Waktu untuk personal assessment ini diperkirakan dapat memakan waktu yang cukup fleksible, tergantung kesepakatan dari kedua belah pihak, personal assessment ini dapat dijadwalkan untuk dilakukan dimana saja dan tanpa ada batasan waktu.

Assessment dilakukan dengan mengacu pada dokumen :

CM-BOK HAMKI  (Construction Management Body of Knowledge HAMKI ) yang diadopsi dari  CMAA (Construction Management Asociation of America).

Sertifikasi dengan proficiency dan  asesmen  dilakukan   oleh   assessor  HAMKI yang telah memperoleh sertifikat dalam bidang Assessment for Workplace Assessor   dan  assessor LPJKN.

Mereka yang lulus ujian tulis dan tidak melanjutkan ke jenjang berikutnya akan diberikan sertifikat HAMKI  dengan kualifikasi sebagai :

Ahli Muda Manajemen Konstruksi  (AMK)  

Mereka yang lmelanjutkan ke jenjang berikutnya seperti kualifikasi  sebagai berikut :
Lulus ujian tulis dilanjutkan Personal Assessment dengan (ukuran/ kompleksitas dan risiko proyek Menengah/moderat) mendapatkan kualifikasi  sebagai :

Ahli Madya Manajemen Konstruksi (MKM)

Lulus ujian tulis dilanjutkan Personal Assessment dengan (ukuran/ kompleksitas dan risiko proyek Ekstrim/tinggi) mendapatkan kualifikasi  sebagai :

Ahli Utama Manajemen Konstruksi  (MKU)

Tidak ada istilah lulus atau tidak lulus didalam kriteria personal assessment, yang ada adalah "sudah kompeten“ atau "belum kompeten“. Yang belum kompeten dapat  melanjutkan terus dan bekerja dengan assessor HAMKI  sampai dinyatakan kompeten sesuai dengan kriteria unjuk kerja yang terdapat pada  Standar Kompetensi Nasional Manajemen Konstruksi  Indonesia

 



 

HIMPUNAN AHLI MANAJEMEN KONSTRUKSI INDONESIA
(Indonesian Society of Construction Management)
2009